Pekanbaru, Kamis, 2 Juli 2026 — Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) sukses menyelenggarakan agenda besar *"Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Provinsi Riau Tahun 2026"* bertema *"Lindungi Hewan, Lindungi Keluarga"* di UPT Laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan (LVKH) Riau.
*Agenda Pagi: Vaksinasi Serentak di 11 Kabupaten/Kota*
Mengawali rangkaian kegiatan pada pagi hari, Kepala DPKH Riau, *Ibu Dra. Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt., MM.*, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi yang digelar serentak di 11 kabupaten/kota melalui siaran *streaming* Zoom, kecuali Kepulauan Meranti yang secara historis bebas rabies. Beliau didampingi oleh Kepala Balai Veteriner Bukittinggi, *drh. Tangguh Pitona*, dan Kapoksi Pencegahan Penyakit Hewan Kementan RI, *drh. Armin Riandi*.
*Agenda Siang: Seremonial, Sambutan, dan Peresmian Fasilitas Baru*
Memasuki siang hari, acara dilanjutkan dengan agenda seremonial yang dihadiri langsung oleh Plt. Gubernur Riau, *Bapak Ir. H. S. F. Hariyanto, MT.*
Dalam laporan panitia pada agenda siang tersebut, Ibu Kadis Mimi Yuliani menyampaikan bahwa Provinsi Riau menargetkan total *22.000 dosis* vaksinasi Rabies sepanjang tahun 2026 yang dipenuhi melalui bantuan Pemerintah Pusat (12.000 dosis) dan APBD Provinsi Riau (10.000 dosis). Untuk menyukseskan program percepatan ini, Bulan Vaksinasi Rabies dilaksanakan secara gratis selama tiga bulan (Juli–September) dengan target keseluruhan *10.750 dosis*. Khusus untuk hari *Kick Off* ini, ditargetkan sebanyak *1.550 dosis* yang tersebar di UPT LVKH serta kabupaten/kota.
Target tersebut dapat dilampaui karena Riau berhasil memvaksinasi sebanyak 2.176 ekor, dengan rincian :
Pekanbaru : 314 ekor, Dumai 294 ekor, Rokan Hulu 223 ekor, Pelalawan 162 ekor, Rokan Hilir 158 ekor, Kuantan Singingi, 126 ekor, Bengkalis 125 ekor, Indragiri Hulu 122 Ekor, Kampar 117 ekor, Siak 85 Ekor, Indragiri Hilir 80 ekor.
Sementara pada pelaksanaan di UPT LVKH sendiri, antusiasme warga sangat tinggi hingga berhasil menyuntikkan vaksin kepada 370 ekor hewan dengan rincian:
- *Kucing:* 287 ekor
- *Anjing:* 78 ekor
- *Monyet:* 3 ekor
- *Musang:* 2 ekor
"Melindungi hewan peliharaan berarti juga melindungi keluarga. Kami berharap masyarakat memanfaatkan momentum ini," ujar Ibu Kadis Mimi. Ia menambahkan bahwa setelah ini program vaksinasi akan dilanjutkan di seluruh Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) kabupaten/kota se-Riau. Suasana siang itu juga semakin semarak dengan adanya bazar produk peternakan dan UMKM.
Dalam sambutannya, Plt. Gubernur Riau menegaskan dukungan penuh Pemprov Riau menuju Indonesia Bebas Rabies Tahun 2030. Beliau mengingatkan bahwa 11 kabupaten/kota di Riau masih berstatus tertular rabies, sehingga penanganan kasus dan vaksinasi harus dipercepat. Bapak Ir. H. S. F. Hariyanto, MT. juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor lewat pendekatan *One Health* serta penguatan koordinasi di setiap puskeswan agar Riau semakin aman dan terlindungi dari ancaman rabies.
Selanjutnya, Plt. Gubernur Riau secara resmi membuka acara melalui prosesi penabuhan tambur didampingi Ibu Kadis PKH, drh. Tangguh Pitona, dan Anggota Komisi II DPRD Riau, *Bapak Ginda Burnama, ST., MT.* Rombongan kemudian menyaksikan penyuntikan vaksin secara simbolis.
Pada momen ini, Plt. Gubernur Riau juga meresmikan fasilitas pelayanan hewan terbaru berupa *Pet Hotel* dan *Ambulans Hewan* melalui penandatanganan prasasti dan gunting pita.
Acara ini turut dihadiri perwakilan UIN Suska, Universitas Riau, Kepala OPD Pemprov Riau, organisasi mitra, serta jajaran sponsor pendukung. Melalui agenda kolaboratif ini, DPKH Riau berharap kekebalan populasi hewan penular rabies (HPR) dapat segera terwujud demi mendukung kelancaran program bersama ini.




