PELALAWAN — Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau, Bapak Supaiman, S.Sos., M.Si., turun langsung mendampingi kunjungan kerja Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia ke Kabupaten Pelalawan, Rabu (7/10/2026).
Kunjungan kerja tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi antara Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI dengan DPKH Provinsi Riau dalam rangka melihat secara langsung kondisi dan potensi sektor peternakan di daerah.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, rombongan didampingi langsung oleh Plt. Kepala DPKH Riau bersama jajaran dengan mengunjungi Desa Sari Makmur, Kecamatan Pangkalan Lesung, dan Desa Beringin Makmur, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.
Kunjungan diawali dengan melihat secara langsung kondisi eksisting sapi milik masyarakat yang dipelihara di kawasan perkebunan PT. Sari Lembah Subur (SLS). Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat aktivitas peternak dalam menggembalakan sapi di kawasan perkebunan.
Salah satu peternak yang ditemui, Nurwanto, diketahui menggembalakan sapi lebih dari 70 ekor. Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, populasi sapi yang berada di kawasan PT. Sari Lembah Subur diperkirakan dapat mencapai 1.000 ekor.
Potensi tersebut menunjukkan bahwa kawasan perkebunan memiliki peluang yang cukup besar dalam mendukung pengembangan peternakan masyarakat, khususnya melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia di sekitar perkebunan.
Selanjutnya, tim melanjutkan kunjungan ke Peternakan Sapi Perah Kelompok Karya Lestari yang berada di Desa Beringin Makmur, Kecamatan Kerumutan. Pada kunjungan tersebut, tim melihat secara langsung aktivitas pemeliharaan sapi perah serta pengelolaan pakan yang dilakukan oleh kelompok peternak.
Dalam pengelolaan pakan, peternakan tersebut memanfaatkan solid sawit dan bungkil sawit sebagai salah satu bahan pakan tambahan. Pemanfaatan hasil samping perkebunan kelapa sawit ini menjadi salah satu potensi dalam mendukung ketersediaan pakan ternak sekaligus meningkatkan efisiensi usaha peternakan.
Dari total 30 ekor sapi perah yang dimiliki kelompok tersebut, sapi yang sedang dalam masa laktasi mampu menghasilkan produksi susu hingga 18 liter per ekor per hari.
Kunjungan ini memberikan gambaran mengenai potensi pengembangan peternakan di Kabupaten Pelalawan, baik melalui sistem pemeliharaan sapi potong di kawasan perkebunan maupun pengembangan usaha sapi perah berbasis kelompok masyarakat.
Kehadiran langsung Plt. Kepala DPKH Riau dalam kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Riau untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat sekaligus melihat secara langsung potensi dan kondisi peternakan masyarakat di lapangan.
Melalui kunjungan ini, dilakukan peninjauan dan koordinasi terkait pengembangan sektor peternakan serta berbagai potensi yang dapat mendukung peningkatan produksi dan daya saing produk peternakan di Kabupaten Pelalawan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan peternakan di Provinsi Riau, khususnya melalui pemanfaatan potensi daerah, inovasi pakan, serta penguatan peran masyarakat peternak.




