Pertemuan Penyelesaian Administrasi Program Sapi Banmas Presiden Tahun 2026



 Pertemuan Penyelesaian Administrasi Program Sapi Banmas Presiden Tahun 2026

DPKH Provinsi Riau Gelar Pertemuan Penyelesaian Administrasi Program Sapi Banmas Presiden Tahun 2026

Pekanbaru, 19 Mei 2026 – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau menggelar pertemuan penyelesaian administrasi Program Sapi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden Tahun 2026 pada Selasa (19/5/2026) di Ruang Melati, Kantor Gubernur Riau.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Ibu Dra. Hj. Mimi Yuliani N., Apt., M.M., didampingi oleh Bapak Elyan Buzra, S.P., M.Si., selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Produksi Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, beserta tim DPKH Provinsi Riau.

Turut hadir Bapak Surya Burwono, S.E., yang mewakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Riau, serta Bapak Adun Rusmawan, selaku perwakilan dari Sekretariat Presiden Republik Indonesia dan Tim. Hadir pula para peternak penyedia sapi Banmas dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Dalam sambutannya, Ibu Kepala Dinas menyampaikan bahwa Program Sapi Banmas Presiden merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha. Program ini berfokus pada pengadaan sapi lokal unggulan dengan bobot besar, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Alhamdulillah, pada tahun 2026 Provinsi Riau kembali memperoleh bantuan sebanyak 14 ekor sapi Banmas Presiden,” ujar Ibu Dra. Hj. Mimi Yuliani N., Apt., M.M.

Adapun rincian penyaluran bantuan tersebut terdiri dari 12 ekor untuk kabupaten/kota, 1 ekor untuk Pemerintah Provinsi Riau, dan 1 ekor untuk tokoh masyarakat yang tahun ini diperuntukkan bagi Pesantren Ma’had Az Zahra yang dipimpin oleh Tuan Guru Ustad Abdul Somad.

Dari 14 ekor sapi yang terpilih, sapi dengan bobot terbesar mencapai 1.013 kilogram, yang diperuntukkan bagi Pemerintah Provinsi Riau. Sapi tersebut berasal dari peternakan milik Bapak Franto Kukuh Sulahirio di Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu. Sementara itu, bobot sapi terkecil tercatat sebesar 731 kilogram, dengan rata-rata bobot seluruh sapi Banmas di Provinsi Riau mencapai 901,4 kilogram.

Capaian ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, bobot sapi terbesar di Provinsi Riau tercatat sebesar 950 kilogram yang berasal dari Kabupaten Rokan Hulu.

Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, Ibu Kepala Dinas menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas perhatian dan dukungannya kepada masyarakat Riau melalui Program Sapi Banmas Presiden Tahun 2026.

“Kami berharap Bapak Presiden senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin bangsa. Semoga program ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ungkap beliau.

Pada kesempatan tersebut, DPKH Provinsi Riau juga mengimbau seluruh peternak penyedia sapi Banmas untuk terus menjaga kesehatan dan kondisi sapi hingga hari pelaksanaan penyerahan. Setelah seluruh persyaratan administrasi diselesaikan, proses pembayaran kepada peternak akan segera dilakukan melalui mekanisme transfer.

Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan Program Sapi Banmas Presiden Tahun 2026 di Provinsi Riau berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Program Provinsi

TOP