Surat Keterangan Layak Bibit (SKLB) Tingkatkan Harga Jual Ternak Bibit



Surat Keterangan Layak Bibit (SKLB) Tingkatkan Harga Jual Ternak Bibit

Berbagai upaya dilakukan oleh peternak sapi Kelompok Sabar Jaya Desa Pasiran Kec. Bantan Kabupaten Bengkalis untuk meningkatkan harga jual ternaknya dan menambah penghasilan keluarga serta peningkatan kesejahteraan peternak. Di antara langkah yang bisa ditempuh adalah dengan mengikuti kegiatan penilaian kuantitatif dan kualitatif mutu bibit Sapi Pesisir yang dilakukan oleh tim Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau dan Dinas Pertanian Kab. Bengkalis yang membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kabupaten Bengkalis. 

 

“Penilaian ini adalah untuk menerbitkan SKLB (Surat Keterangan Layak Bibit) dengan tujuan untuk memberikan jaminan tertulis bahwa ternak bibit tersebut telah sesuai dengan standar (SNI/PTM/Standar Daerah) yang telah ditetapkan.” Ujar Kasi Pakan Ternak, Elyan Burza, SP, MSi didampingi Fungsional Pengawas Mutu Bibit Madya Dinas PKH Provinsi Riau, Ir. Afif Hilmansyah, M. Si, beserta Kasi Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, Rahmat Ramadhan dan tim saat melakukan uji persyaratan mutu kualitatif dan kuantitatif bibit ternak sapi pesisir di Kelompok Sadar Jaya.

 

Menurut Elyan, benih/bibit merupakan salah satu sarana produksi yang memiliki peran penting dan strategis dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas ternak sehingga perlu diusahakan agar bibit yang diproduksi dan diedarkan tetap terjamin mutunya sesuai standar. Pemerintah berupaya memperbanyak bibit ternak dan meningkatkan kualifikasi bibit yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), Persyaratan Teknis Minimal (PTM)  atau sesuai Standar Daerah. “upaya ini terus dilaksanakan melalui pembinaan kepada pelaku usaha maupun di peternakan rakyat ke arah usaha pembibitan secara terus menerus  dalam upaya memproduksi bibit guna pemenuhan kebutuhan bibit dalam negeri. Selain Kel. Sabar Jaya, penilaian ini juga dilakukan di Kelompok Ekonomi Sejahtera Desa Prapat Tunggal Kecamatan Bengkalis. Pada tahun 2020 ini Pemerintah Provinsi Riau menargetkan 200 ekor ternak memiliki SKLB yang dilokuskan di Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai,” ujar Elyan.

 

Surat Keterangan Layak Bibit (SKLB) merupakan surat yang diterbitkan oleh pejabat Fungsional Pengawas Bibit Ternak (Wasbitnak) dan atau pejabat struktural yang menangani bidang perbibitan di lembaga/instansi pemerintah yang menerangkan bahwa seekor ternak telah lolos serangkaian uji dan dinyatakan sebagai ternak kategori bibit. “Dalam SKLB secara lengkap disebutkan asal usul bibit, misalnya induk jantan (bapak) maupun induk betina (ibu) serta berat (bobot) saat lahir, tinggi dan panjang badan termasuk gambar/foto bibit sapi, sehingga diketahui secara jelas dan pasti sapi yang dijadikan bibit ternak,” ujar Afif

 

Berdasarkan SKLB inilah maka calon pembeli akan membeli bibit sesuai dengan keinginannya dan bibit itu akan tumbuh sebagaimana indukannya juga surat akan berfungsi menghindarkan terjadinya perkawinan sedarah. Selain itu, bagi petani ternak yang hewan ternaknya telah memiliki sertifikat maka akan mendapatkan harga yang lebih baik dan tinggi jika dibandingkan ternak tanpa SKLB atau insentif (harga tinggi) atas adanya surat keterangan itu.

“Sertifikat itu akan menjadi jaminan kualitas sehingga wajar saja kalau harga bibit ternak tersebut lebih tinggi dibandingkan anak sapi biasa atau bibit tanpa sertifikat. Istilahnya SKLB sebagai jaminan insentif bagi pemilik bibit ternak,” jelas Afif.***

 

Kontributor : Elyan Buzra, SP, MSi

Editor : Donny Aprizal, SPt

Photo

Program Provinsi

TOP